Sejujurnya, aku masih tidur nyenyak di ranjangku saat semua hal ini terjadi, dan aku tidak tahu apakah terlalu terlambat untuk menulis ini. Tapi masih..., ini hal terbaik yang bisa kulakukan sekarang.
Aku tahu bahwa semua orang merasa kecewa karena Heechul mempertimbangkan untuk menutup akun twitternya. Dan aku tahu bahwa semua orang cenderung menyalahkan apa yang disebut Sasaeng fans, mengikutinya menggunakan taksi atau menunggu di dorm dan kantornya.
Walaupun demikian, sebelum kita sampai pada poin itu, aku akan meminta kepada kalian semua. tolong BACA ULANG tweetnya dengan teliti (aku mengambil dari terjemahan Allkpop. Seharusnya internasional fans paling bisa melihatnya.)
"Tolong jangan mengikutiku ke rumah atau di lingkungan kantorku. Aku berpikir bahwa aku menjadi sedikit lebih berbaik hati karna sekarang aku 30 tahun, tapi kurasa itu bukan hanya untukku. aku masih merasakan efek setelah kecelakaanku, dan ini membuatku takut untuk memulai hidupku dan mengemudi dijalan sama seperti jika aku berlari dari sesuatu. Aku tahu ini terdengar arogan dan aku tahu orang-orang mungkin akan menjadi kecewa, tapi aku hanya punya satu kehidupan untuk hidup. Ini kesalahanku karena tidak dapat lebih bisa mengerti. Dan untuk kalian semua (supir taksi), tolong jangan memanfaatkan fans asing yang tidak banyak tahu. Mengambil keuntungan dari anak muda dengan senyum diwajahmu yang membuatmu terlihat seperti orang jahat. Sebagai penutup, aku hanya berharap korban seperti ini tidak akan ada lagi. Aku akan hidup dengan tenang sampai tahun depan tanpa men-tweet apapun. Aku akan melihat semua orang dalam setahun ini. Terimakasih untuk semua orang yang mengucapkan selamat ulang tahun untukku."
Memang benar bahwa semua orang dapat dengan mudah menyimpulkan jika 'Oh, ini tentang Sasaeng fans'. Tapi faktanya, Heechul sendiri bahkan lebih tahu daripada kalian semua, jika mereka sebenarnya bukan Sasaeng fans, sama seperti yang ia katakan adalah fans asing "yang tidak mengerti" dan mereka juga "korban" dikejadian ini, sama seperti Heechul sendiri.
Jadi.. Heechul bahkan tidak langsung menuduh mereka sebagai Sasaeng fans, dan aku berharap jika semua orang berhenti menyalahkan mereka sekarang. Kehilangan kesempatan untuk bertemu dengannya dan melihat banyak tweet dari Heechul, itu cukup menyakitkan untuk mereka, terutama ketika mereka tidak berniat melakukan itu.
Secara pribadi, aku tahu kedua penggemar asing yang menghindari menggunakan taksi untuk menjaga diri yang dituduh sebagai Sasaeng fans dan fans asing yang rela menggunakan taksi sebagai pilihan terakhir untuk bertemu artis kesayangan mereka. Bagaimanapun, sebagian besar penggemar/fans tidak tahu bahwa itu akan membuat mereka dianggap oleh warga Korea sebagai Sasaeng fans.
Setelah isu JYJ, terlihat bahwa kata Sasaeng telah lebih terkenal daripada dulu, tetapi ini menjadi ambigu. Secara harfiah, Sasaeng fans berarti 'fans yang selalu mengikuti artis bahkan selama waktu pribadi mereka'. Dengan demikian, jelas bahwa yang hanya menunggu mereka di Stasiun TV atau radio, di bandara, di perusahaan atau di salon SELAMA JADWAL KERJA MEREKA bukanlah Sasaeng fans, sementara orang-orang yang pergi ke dorm, ke klub favorit atau restoran, atau kemanapun mereka pergi selama waktu pribadi mereka, itulah Sasaeng fans.
Tapi ini terlihat bahwa banyak fans salah paham mengelompokkan fans biasa di salah satu grup sebagai Sasaeng fans. Setelah kesalahpahaman ini tersebar di komunitas online asing, banyak fans biasa yang dengan salah menyebut mereka sebagai Sasaeng fans meskipun faktanya tidak. Mereka hanya melakukan apa yang orang tidak paham dengan menyebut bahwa itu kebiasaan Sasang fans
Disisi lain, banyak orang tidak mengerti bahwa Sasaeng fans adalah fans yang berkumpul di stasiun TV, di perusahaan, dan mengambil foto-foto mereka dengan bagus, fancams, fanaccounts, dll dan tidak seharusnya mereka disalahkan.. (sedangkan kenyataannya, mereka bukan Sasaeng fans sama seperti ketidaktahuan kita)
Namun, untuk fans asing, menggunakan taksi atau van untuk mengikuti artis adalah hanyalah sesuatu yang biasa mereka lakukan ketika mereka berangkat bekerja di negaranya. Jadi mereka cenderung berpikir bahwa 'sepertinya tidak apa-apa jika aku melakukannya juga di Korea.' Tapi intinya adalah ketika artis pergi ke negara asing, waktu kerja mereka adalah kesempatan langka bagi fans asing untuk bertemu dengan mereka.
Sementara di Korea, itu menjadi waktu pribadi mereka. Itulah alasan mengapa mereka menunggu di lobi hotel berbeda dengan menunggu di depan dormnya di Korea, mengapa mengikuti perjalanan mereka di negara asing berbeda dengan mengikuti mereka di pusat perbelanjaan di Seoul.
Tidak seperti banyak orang Korea dan fans asing, terlihat bahwa Heechul mengerti poin ini dengan baik, dan dia tidak langsung menuduh fans asing yang tidak bertindak sebagai Sasaeng fans, tetapi dia menyalahkan supir taksi di Korea, bukan karena mereka harus memahami semuanya dengan baik.
Faktanya, selalu ada fans yang naik taksi untuk mengikuti Heechul atau menunggu di depan dormnya, dan jumlah fans yang melakukan itu cenderung meningkat secara signifikan selama acara-acara khusus seperti ulang tahunnya, konser SJ atau saat hari dimana ia pergi militer.
Jujur, karena ada begitu banyak orang yang melakukannya selama acara-acara seperti itu, bahkan aku juga merasa bahwa 'Hah?...??? Mereka melakukannya..??? OK, itu mungkin karena hari ini bla bla bla... ??' Tapi ternyata Heechul tidak sependapat dengan kita.
Ini bukan pertama kalinya Heechul berkata bahwa dia tidak ingin fans berkumpul di sekitar dormnya (dia bahkan mengatakannya di sebuah interview saat 4jib), dan dia bukan artis pertama yang berbicara bahwa dia tidak ingin fans mengikutinya dengan taksi (Jika kamu bisa mengingat, ini sama seperti tweet Jang Geunseok)
Selama tugas militer, dia bukan public figure selama 2 tahun. Berbeda dengan hari-hari keartisannya, dia tidak punya Manager hyung ang bersamanya atau mengendarai mobil untuknya. Jadi dia ingin peduli pada dirinya sendiri selama periode ini. Ini jauh lebih sulit baginya untuk mengatur fans yg mengikutinya hanya dengan dirinya sendiri.
Secara teknis, itu berarti bahwa setiap orang yang mencoba untuk mengikutinya selama dua tahun ini bisa disebut sebagai Sasaeng fans. Tapi Heechul tidak mengeluh tentang hal itu sampai akhirnya dia memposting tweet itu dan bahkan dia meninggalkan banyak kesempatan fans untuk bertemu dengannya, langsung melalui KStory dan kegiatan SungdongGu, dan secara tidak langsung melalui social network.
Dibandingkan dengan artis lain yang melayani tugas militer sebagai prajurit/tentara di waktu penuh, fans Heechul beruntung karena kita masih punya banyak kesempatan. Itu lebih baik jika berpikir jika semua yang kita dapatkan sebelumnya hanyalah sebuah bonus spesial dari Heechul, yang seharusnya hiatus selama dua tahun.
Ini tidak seperti 'Untuk semua fansku, tolong tinggalkan aku sendiri dan berhenti mencoba untuk mendekatiku', tapi dia meminta kita untuk tetap menjaga jarak dari tempat pribadinya seperti dorm dan kantor dan berhenti menggunakan layanan Sasaeng taksi. Hanya menunggu sampai dia kembali di kehidupan artisnya, dan kau dapat bertemu dengannya selama waktu kerjanya 'sebagai seorang artis' lagi.
Selama tugas militer atau tidak, dormnya dan kehidupan malamnya secara moral dilarang sejak awal. Khusus untuk Heechul yang pernah mengalami kecelakaan mobil yang buruk karena Sasaeng fans mengikutinya dijalan. Itu tidak dapat membantu bahwa dia merasa buruk ketika ada fans yang mengejarnya dijalan.
Kantor tempatnya bekerja juga berbeda dengan stasiun TV atau radio dan juga dari gedung SM. Ini terlihat tidak 'tepat' untuk seorang pria Korea yang sedang menjalani tugas militernya memiliki fans yang berkumpul untuk bertemu dengannya bahkan dikantor. Bahkan orang-orang yang melakukan itu adalah fansnya, tidak Heechul sendiri. Kalian tahu jika semua orang menyalahkannya, bukan fansnya
Aku berharap bahwa semua orang akan mengerti dengan keadaan Heechul. Terutama fans asing yang boleh berkata jika mereka menghabiskan uang banyak untuk terbang ke Korea hanya untuk melihatnya. Tapi ini tidak seperti ini adalah tanggung jawabnya untuk menemui kalian. Terutama, ketika kalian mencoba untuk menemuinya dengan cara yang tidak benar, seperti mengguanakan taksi atau menunggu di dorm. Aku percaya bahwa dia hanya mencoba untuk memperingatkan semua orang dengan cara yang layak sebisa mungkin, dan dia tidak ingin menyalahkan fans yang ia percaya bahwa mereka tidak mengerti tentang apa yang mereka lakukan.
Secara pribadi, aku tidak berpikir jika ia akan menutup Twitternya sampai ia menyelesaikan tugas militernya. Itu terdengar seperti dia tidak memiliki alasan yang jelas untuk menutup akun Twitternya disamping ia dalam mood yang buruk setelah isu ini. (Faktanya, memiliki akun Twitter yang aktif bisa melegakan situasi karena dia dapat berkomunikasi dengan fans dan memberitahu mereka apa yang baik dilakukan atau tidak.) Aku percaya bahwa dia mungkin kembali ke lagi saat dia merasa lebih baik :)
Aku tidak berharap terlalu banyak jika semua orang akan merasa lebih baik hanya setelah membaca apa yang kutulis. Aku hanya berharap bahwa kata-kataku dapat membuatmu berhenti menjadi sedih, marah, kecewa atau apapun jenis dari perasaan buruk untuk sementara... dan mencoba untuk memahami semua orang di situasi ini. Jika ini dapat membuat hanya satu dari kalian merasa lebih baik setelah membacanya, itu cukup untukku.
Kagaribi no Hanabira
from: HCTF's Administrator - Heechul Thailand Fansclub
shared by kanminrin.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar